Mengalami tekanan air rendah di rumah memang menyebalkan, apalagi saat kamu lagi butuh air untuk aktivitas harian seperti mandi atau mencuci. Salah satu penyebab utamanya sering kali adalah tandon air yang kotor. Endapan lumpur dan kotoran di dalam tandon bisa menghambat aliran air, menyebabkan tekanan menjadi lemah. Artikel ini akan mengulas mengapa tandon kotor memengaruhi tekanan air dan bagaimana cara mengatasinya.
Mengapa Tandon Kotor Mempengaruhi Tekanan Air?
Seiring waktu, lumpur, pasir, dan kotoran lainnya akan mengendap di dasar tandon. Endapan ini dapat menyumbat saluran air, menghambat aliran, dan menurunkan tekanan air. Jika masalah ini dibiarkan, kualitas air juga bisa terpengaruh. Oleh karena itu, membersihkan tandon secara rutin adalah langkah penting untuk menjaga aliran air tetap lancar dan tekanan stabil.
BACA JUGA : Perawatan Rutin Tandon Air agar Air Selalu Jernih dan Sehat

Masalah Tekanan Air pada Tandon: Penyebab dan Solusi
Tekanan air yang rendah pada tandon tidak hanya disebabkan oleh kotoran, tetapi juga oleh beberapa faktor lain. Berikut adalah beberapa penyebab umum:
- Ketinggian Tandon
- Jika tandon air tidak dipasang cukup tinggi, tekanan air ke keran akan kecil.
- Ketinggian Ideal:
- Untuk shower: 7 meter dari titik shower.
- Untuk keran: Minimal 3 meter dari titik keran.
- Penyumbatan Pipa
- Endapan kalsium atau mineral lain di pipa dapat menghambat aliran air.
- Tekanan Air dari Sumber
- Tekanan air dari sumber yang rendah juga memengaruhi pengisian tandon.
- Kerusakan Pompa Air
- Kebocoran atau komponen pompa yang aus dapat membuat pompa tidak bekerja optimal.
- Katup Air Utama Tidak Terbuka Penuh
- Katup saluran air utama yang tidak terbuka sepenuhnya bisa mengurangi aliran air ke tandon.
Tanda-Tanda Tandon Air Perlu Dibersihkan
Bagaimana cara tahu kalau tandon sudah waktunya dibersihkan? Berikut tanda-tandanya:
- Air keran terlihat keruh atau berbau.
- Tekanan air tiba-tiba menurun drastis.
- Ada endapan lumpur yang terlihat di keran atau shower.
Jika kamu menemukan salah satu tanda di atas, segera bersihkan tandon atau gunakan jasa pembersih toren air terdekat untuk membantu.
Langkah-Langkah Membersihkan Tandon dengan Benar
Jika kamu ingin membersihkan tandon sendiri, ikuti langkah-langkah berikut:
- Matikan Sumber Air dan Aliran Listrik
- Pastikan pompa air dan sumber air dimatikan sebelum mulai membersihkan.
- Kuras Air di Dalam Tandon
- Gunakan selang atau pompa untuk mengosongkan air.
- Bersihkan Dinding dan Dasar Tandon
- Gunakan sikat dan air bersih untuk menghilangkan kotoran.
- Bilas dengan Air Bersih
- Bilas beberapa kali hingga tandon benar-benar bersih.
- Isi Kembali Tandon
- Setelah bersih, isi ulang tandon dan nyalakan kembali pompa air.
Untuk hasil lebih maksimal, gunakan jasa cuci toren profesional seperti Home Steril. Mereka menggunakan peralatan khusus untuk memastikan tandon benar-benar bersih dan bebas kotoran.
Tekanan air rendah sering kali disebabkan oleh tandon air yang kotor atau masalah teknis lain seperti pompa rusak atau penyumbatan pipa. Membersihkan tandon secara rutin adalah solusi utama untuk menjaga aliran air tetap lancar. Jika kamu nggak punya waktu atau alat yang memadai, gunakan jasa pembersih toren air terdekat seperti Home Steril. Dengan tandon yang bersih, kamu bisa menikmati pasokan air yang stabil dan berkualitas. Anda bisa menggunakan layanan dari Home Steril, yang menawarkan jasa pembersihan berkualitas tinggi dengan rating terbaik di Google Maps.
Solusi Tekanan Air Rendah
Untuk mengatasi masalah tekanan air rendah pada tandon, coba lakukan langkah berikut:
- Periksa dan Perbaiki Pompa Air
- Pastikan pompa berfungsi dengan baik.
- Bersihkan Pipa dan Filter Air
- Hilangkan endapan yang menyumbat aliran air.
- Periksa dan Atur Tekanan Air
- Pastikan tekanan sesuai kebutuhan.
- Pastikan Instalasi Pipa Benar
- Instalasi yang salah bisa memengaruhi aliran air.
- Tutup Rapat Toren Air dan Isi Ulang
- Setelah diisi ulang, buka semua keran di rumah untuk menghilangkan udara yang terjebak.
BACA JUGA : Pentingnya Cuci Tandon untuk Keluarga yang Sehat dan Aman
FAQ
Q: Apa yang menyebabkan tekanan air menurun secara tiba-tiba?
A: Tekanan air yang menurun secara tiba-tiba bisa disebabkan oleh tandon yang kotor atau tersumbat oleh endapan lumpur dan kotoran.
Q: Berapa sering tandon air harus dibersihkan?
A: Sebaiknya tandon air dibersihkan setidaknya setiap enam bulan sekali untuk menjaga kualitas air dan tekanan yang optimal.
Q: Bagaimana cara mengetahui tandon sudah perlu dibersihkan?
A: Tandon perlu dibersihkan jika air terlihat keruh, berbau, atau jika tekanan air menjadi lemah secara tiba-tiba.