Facebook Pixel

Panduan DIY Membersihkan Laci Deterjen Mesin Cuci agar Bebas Lendir dan Bau Apek

Nikmati Layanan HOME STERIL: Solusi Semua Kebutuhan Rumah Anda
Dedy Haryadi - Technical Specialist
Panduan DIY Membersihkan Laci Deterjen Mesin Cuci agar Bebas Lendir dan Bau Apek

Loading offers...

Laci deterjen adalah bagian mesin cuci yang paling sering dipakai dan paling jarang dilihat. Setiap kali kamu menuang deterjen atau pelembut pakaian, sebagian kecilnya tidak ikut terbilas dan tertinggal di dinding laci maupun di ceruk tempat laci itu duduk. Kalau dibiarkan berbulan-bulan, sisa itu menumpuk jadi lapisan lengket, berubah warna, dan mulai berbau.

Banner Promo Home Steril - DC Mesin Cuci

Yang membuat masalahnya menetap bukan cuma kotorannya, tapi kombinasi dua hal: ada sisa bahan yang bisa jadi makanan mikroorganisme, dan ada kelembapan yang hampir tidak pernah benar-benar kering. Kajian tentang permukaan mesin cuci rumah tangga mencatat laci deterjen sebagai salah satu titik yang paling mudah ditumbuhi biofilm — lapisan tipis berisi koloni bakteri dan jamur yang melekat kuat di permukaan plastik.

Dari pembersihan general cleaning yang sudah ditangani Home Steril dan 3.400+ ulasan yang masuk ke profil Google Maps kami, pola yang berulang selalu sama: pemilik rumah rajin membersihkan yang terlihat, lalu titik tersembunyi seperti laci deterjen, karet pintu, dan saluran air baru diurus setelah baunya pindah ke pakaian. Kabar baiknya, laci deterjen termasuk pekerjaan yang bisa kamu selesaikan sendiri di rumah dalam waktu kurang dari satu jam, dengan alat yang kemungkinan besar sudah kamu punya.

Jasa Bersih-Bersih Rumah Di Home-Steril.com

Mengapa Laci Deterjen Mesin Cuci Sering Jadi Sarang Masalah?

Mengapa Laci Deterjen Mesin Cuci Sering Jadi Sarang Masalah?

Penumpukan Residu Deterjen dan Pelembut Pakaian

Deterjen bubuk yang tidak larut sempurna akan mengendap di sudut laci, sementara pelembut pakaian meninggalkan lapisan licin yang menempel di dinding kompartemen. Keduanya menumpuk pelan-pelan dan menyempitkan jalur air. Kalau sudah begitu, deterjen yang kamu tuang tidak seluruhnya terbawa ke tabung, dan takaran yang sampai ke cucian jadi lebih sedikit daripada yang kamu kira.

Tekanan air yang rendah dan kebiasaan menuang deterjen ke laci yang masih basah mempercepat penumpukan ini. Ceruk tempat laci duduk biasanya lebih parah daripada lacinya sendiri, karena bagian itu tidak ikut tertarik keluar dan jarang diperiksa.

Lembap yang Tidak Pernah Kering dan Pertumbuhan Biofilm

Laci deterjen memenuhi dua syarat yang dibutuhkan mikroorganisme untuk tumbuh: sumber nutrisi dari sisa deterjen, dan permukaan yang nyaris selalu lembap. Penelitian tentang kolonisasi mikroba di mesin cuci mendokumentasikan pembentukan biofilm di laci deterjen berbahan polimer dan di karet pintu sebagai dua titik yang paling konsisten ditemukan.

Biofilm inilah yang terlihat sebagai lapisan hitam atau abu-abu menyerupai jeli. Ia melekat, bukan sekadar menempel, sehingga menyeka permukaannya saja jarang cukup — perlu direndam dan disikat agar lapisannya benar-benar terangkat.

Bau Apek yang Merembet ke Pakaian

Bau apek yang muncul di cucian sering dikira berasal dari tabung mesin, padahal sumbernya bisa saja laci deterjen. Riset tentang ekologi mikroba mesin cuci rumah tangga menemukan komunitas mikroorganisme yang beragam di berbagai titik di dalam mesin, termasuk area laci deterjen, dan mencatat kemungkinan perpindahan mikroorganisme dari permukaan mesin ke kain selama proses pencucian.

Kalau pakaianmu keluar dari mesin dalam keadaan bersih tapi tetap berbau saat kering, laci deterjen layak jadi tempat pertama yang kamu periksa sebelum membeli produk penghilang bau apa pun.

Jasa Bersih-Bersih Rumah Di Home-Steril.com

Persiapan Sebelum Membersihkan Laci Deterjen

Persiapan Sebelum Membersihkan Laci Deterjen

Matikan Mesin Cuci dan Lepaskan Laci

Cabut daya mesin cuci lebih dulu, jangan cuma mematikan tombolnya. Setelah itu tarik laci sampai berhenti. Sebagian besar mesin cuci bukaan depan punya tuas atau tombol kecil di kompartemen tengah yang perlu ditekan sambil menarik agar lacinya lepas sepenuhnya; mesin bukaan atas biasanya cukup ditarik lurus.

Kalau lacinya seret, jangan dipaksa dengan tenaga besar. Cek buku manual mesin cucimu — posisi tuas pelepas berbeda antar merek, dan memaksa laci yang tersangkut berisiko mematahkan rel plastiknya.

Siapkan Alat dan Bahan Pembersih Sederhana

Yang kamu butuhkan sederhana: air hangat, sikat gigi bekas atau sikat botol berbulu lembut, kain mikrofiber, sarung tangan karet, dan wadah yang cukup besar untuk merendam laci. Untuk bahan pembersih, air hangat dengan sedikit deterjen cair sudah menyelesaikan sebagian besar kasus.

Cuka putih dan baking soda bisa membantu melunakkan residu yang sudah mengeras dan mengurangi bau, tapi keduanya bukan pengganti produk pembersih terdaftar dan tidak perlu dianggap sebagai langkah wajib. Kalau kamu ragu dengan material laci mesin cucimu, cek dulu bagian perawatan di buku manual — beberapa pabrikan mencantumkan bahan pembersih yang mereka sarankan dan yang mereka hindari.

Hindari sikat kawat, spons kasar, dan cairan pembersih abrasif. Goresan halus di permukaan plastik justru membuat residu lebih mudah menempel di pencucian berikutnya.

Panduan Langkah demi Langkah Membersihkan Laci Deterjen Mesin Cuci

Panduan Langkah demi Langkah Membersihkan Laci Deterjen Mesin Cuci
Infografik: Panduan Langkah demi Langkah Membersihkan Laci Deterjen Mesin Cuci

Panduan Langkah demi Langkah Membersihkan Laci Deterjen Mesin Cuci

Pembongkaran Komponen Laci

Setelah laci terlepas, pisahkan komponen yang bisa dilepas. Pada banyak model, penutup kompartemen pelembut pakaian berbentuk sisipan plastik yang bisa dicabut — dan justru di bawah sisipan itulah endapan paling tebal biasanya bersembunyi.

Letakkan semua komponen di wadah terpisah supaya tidak ada bagian kecil yang terselip atau hilang. Kalau ini pertama kalinya kamu membongkar, potret posisinya sebelum dilepas sebagai panduan saat memasang kembali.

Perendaman dan Penyikatan Mendalam

Rendam laci dan komponennya dalam air hangat selama 15–20 menit. Air hangat melunakkan endapan deterjen yang mengeras sehingga tidak perlu digosok keras. Untuk endapan yang lebih membandel, tambahkan sedikit deterjen cair ke air rendaman.

Setelah direndam, sikat seluruh permukaan: dinding kompartemen, sudut-sudutnya, sisi belakang penutup pelembut, dan lubang-lubang kecil di bagian atas laci. Sikat gigi bekas paling enak dipakai untuk celah sempit. Kerjakan dengan sabar — lapisan biofilm perlu digosok sampai permukaannya terasa tidak licin lagi saat diraba dengan sarung tangan.

Pembersihan Saluran Laci di Mesin Cuci

Bagian ini yang paling sering dilewatkan. Senter ke dalam ceruk tempat laci duduk, lalu lihat bagian atasnya. Di situ ada lubang-lubang penyemprot air yang mendorong deterjen masuk ke tabung. Kalau lubangnya tertutup endapan, aliran airnya berubah arah dan deterjen tidak terbilas sempurna — persis penyebab masalah yang kamu bersihkan hari ini.

Bersihkan langit-langit ceruk dan dindingnya dengan sikat yang dibasahi air hangat, lalu lap dengan kain mikrofiber sampai tidak ada lagi sisa yang terangkat ke kain. Kalau ceruknya dalam, sikat botol bergagang panjang jauh lebih membantu daripada tangan yang dipaksa masuk.

Pembilasan dan Pengeringan

Bilas laci dan komponennya di bawah air mengalir sampai tidak ada busa yang tersisa. Sisa deterjen dari proses pembersihan yang tertinggal akan mengundang penumpukan baru, jadi bilasan ini penting.

Panduan pengendalian kelembapan dari EPA menekankan bahwa mengeringkan area yang basah adalah kunci mencegah pertumbuhan jamur, dan area yang terkena air sebaiknya kering dalam hitungan jam, bukan hari. Prinsip yang sama berlaku di sini: keringkan laci dengan kain mikrofiber, lalu biarkan terbuka di udara sampai benar-benar kering sebelum dipasang kembali. Memasang laci yang masih lembap berarti memulai ulang siklus yang baru saja kamu putus.

Pemasangan Kembali dan Uji Coba

Pasang lagi komponen kecil sesuai posisi semula, dorong laci masuk sampai terdengar bunyi klik atau terasa duduk rata. Colokkan kembali daya mesin cuci.

Jalankan satu siklus bilas atau siklus singkat tanpa cucian dan tanpa deterjen. Ini membilas sisa apa pun yang masih tertinggal di saluran sekaligus memastikan tidak ada rembesan air dari laci. Kalau kamu melihat air menetes dari celah laci saat siklus berjalan, kemungkinan besar lacinya belum terpasang rapat — buka dan pasang ulang.

Tips Tambahan untuk Menjaga Laci Deterjen Tetap Bersih Lebih Lama

Tips Tambahan untuk Menjaga Laci Deterjen Tetap Bersih Lebih Lama

Gunakan Deterjen Secukupnya

Deterjen berlebih tidak membuat cucian lebih bersih; yang tidak terpakai justru mengendap di laci dan di tabung. Ikuti takaran yang tertera di kemasan dan sesuaikan dengan ukuran muatan, bukan dengan kebiasaan.

Untuk deterjen bubuk, pastikan laci dalam keadaan kering saat kamu menuangnya. Bubuk yang jatuh ke permukaan basah langsung menggumpal sebelum siklus dimulai.

Kuras Laci Secara Berkala

Tidak perlu menunggu sampai terlihat hitam. Tarik lacinya sekali dalam dua atau tiga minggu, bilas dengan air hangat, lalu keringkan. Pemeliharaan ringan seperti ini hanya butuh lima menit dan membuat pembersihan besar seperti di panduan ini jarang diperlukan.

Selipkan ke rutinitas yang sudah ada supaya tidak terlupa — misalnya setiap kali kamu mengganti stok deterjen.

Biarkan Laci Terbuka Setelah Mencuci

Ini kebiasaan paling murah dan paling berdampak. Setelah selesai mencuci, tarik laci sedikit keluar dan biarkan terbuka agar udara masuk. Sisa air akan menguap alih-alih menggenang di sudut kompartemen.

Kebiasaan yang sama berlaku untuk pintu mesin cuci. Ruang cuci yang berventilasi baik membuat seluruh mesin lebih cepat kering setelah dipakai.

Gunakan Cuka atau Baking Soda Saat Residu Mulai Mengeras

Kalau kamu melihat kerak putih mulai terbentuk, rendam laci dengan larutan air hangat dan cuka putih sebelum disikat. Baking soda bisa dipakai sebagai pasta ringan untuk sudut yang endapannya tebal.

Perlakukan keduanya sebagai alat bantu mengangkat residu, bukan sebagai produk yang membersihkan sendiri tanpa disikat, dan bukan sebagai pengganti disinfektan. Jangan mencampur cuka dengan produk pembersih berbahan pemutih.

BACA JUGA: 10 Tips Praktis Agar Kamar Mandi Selalu Bersih dan Harum

Voucher Home Steril Blog

Kapan Kebersihan Rumah Lebih Baik Diserahkan ke Jasa General Cleaning

Before After general cleaning Homesteril.com

Laci deterjen adalah pekerjaan kecil yang bisa kamu selesaikan sendiri. Tapi kalau titik tersembunyi seperti ini sudah menumpuk di banyak tempat sekaligus — di dapur, kamar mandi, gudang kecil, dan sudut yang jarang dijangkau — membersihkannya satu per satu di akhir pekan biasanya berhenti di tengah jalan.

Di titik itu, layanan general cleaning Home Steril lebih masuk akal. Layanan ini menangani pembersihan menyeluruh untuk rumah, kos, apartemen, dan gudang di area Jabodetabek, dan tersedia dalam paket 32 jam kerja dan 64 jam kerja sehingga cakupan pekerjaannya bisa disesuaikan dengan luas hunian.

Supaya harapanmu pas sejak awal, ada beberapa hal yang berada di luar cakupan general cleaning: pembersihan rumah kosong, rumah sehabis renovasi, rumah yang baru akan ditempati, rumah sehabis terkena banjir, serta pembersihan taman atau pekarangan. Noda membandel seperti kerak juga bukan fokus general cleaning dan diarahkan ke treatment Special Cleaning. Beberapa pekerjaan lain juga tidak termasuk ruang lingkup, di antaranya membersihkan dinding dan kipas langit-langit, jendela tinggi beserta kisi-kisinya, rel tirai, dan menggeser furnitur.

FAQ seputar Perawatan Laci Deterjen Mesin Cuci

Q: Seberapa sering sebaiknya saya membersihkan laci deterjen mesin cuci? 
A: Untuk pemakaian rumah tangga biasa, pembersihan menyeluruh setiap 1–2 bulan sudah memadai. Kalau kamu mencuci hampir setiap hari atau memakai deterjen bubuk yang gampang meninggalkan residu, majukan jadwalnya jadi setiap 2–3 minggu. Tandanya mudah dikenali: begitu kamu melihat lapisan licin atau warna menggelap di sudut kompartemen, waktunya sudah tiba.

Q: Apakah cuka dan baking soda cukup untuk membersihkan laci deterjen? 
A: Keduanya membantu melunakkan residu yang mengeras dan mengurangi bau, tapi tetap perlu disikat dan dibilas — keduanya tidak mengangkat biofilm dengan sendirinya. Air hangat dengan sedikit deterjen cair sebenarnya sudah menyelesaikan sebagian besar kasus. Kalau kamu ragu soal material lacimu, cek bagian perawatan di buku manual mesin cuci sebelum memakai bahan apa pun, dan jangan mencampur cuka dengan produk berbahan pemutih.

Q: Kenapa laci deterjen mesin cuci saya selalu berlendir hitam? 
A: Lapisan hitam atau abu-abu menyerupai jeli itu umumnya biofilm — koloni bakteri dan jamur yang tumbuh karena dua kondisi terpenuhi sekaligus: ada sisa deterjen sebagai sumber nutrisi, dan permukaan laci nyaris tidak pernah kering. Penelitian tentang permukaan mesin cuci mencatat laci deterjen sebagai salah satu titik yang paling konsisten ditumbuhi biofilm. Karena itu membersihkannya saja tidak cukup; kebiasaan membiarkan laci terbuka setelah mencuci yang memutus siklusnya.

Q: Bisakah residu di laci memengaruhi hasil cucian? 
A: Bisa. Endapan yang menumpuk mempersempit jalur air dan menyumbat lubang penyemprot di bagian atas ceruk laci, sehingga deterjen tidak seluruhnya terbawa ke tabung. Akibatnya takaran yang sampai ke cucian lebih sedikit dari yang kamu tuang. Sisa yang menumpuk juga bisa menjadi sumber bau apek yang ikut terbawa ke pakaian.

Q: Apakah Home Steril menyediakan jasa pembersihan laci deterjen mesin cuci? 
A: Laci deterjen mesin cuci tidak termasuk dalam ruang lingkup layanan general cleaning kami, dan panduan di atas memang dirancang untuk kamu kerjakan sendiri. Yang kami tangani adalah pembersihan menyeluruh rumah, kos, apartemen, dan gudang di area Jabodetabek. Kalau kamu ingin tahu pekerjaan mana saja yang masuk cakupan untuk kondisi rumahmu, hubungi kami untuk konsultasi gratis.

Testimoni pelanggan di profil Google Maps kami

Testimoni Pelanggan Home Steril - home-steril.com
  • Asep Abdullah – “Jasa steril yang bagus untuk semua kantor maupun perumahan. Terimakasih home steril dan pak Muis karena telah membantu membersihkan toilet.”
  • Saka Tri Utama – “Pelayanan di home steril baik, semua rumah bisa dibersihkan. Pelayanan ramah dan cepat.”
  • Herman Ramdani1805 – “Hasil akhir jauh banget mantap, before after bedanya signifikan. Petugas yang mengerjakan riki dan rizki.”
  • Mintz Green – “Saya sudah memakai jasa general cleaning beberapa kali dan puas sekali. Para pekerja dan admin ramah dan cepat tanggap.”
  • Rahma Anwar – “Hasil baik dan pelayanan oke banget.”

Kami tidak menampilkan kutipan ulasan di halaman ini. Semua penilaian pelanggan bisa kamu baca langsung, apa adanya, di profil Google Maps kami — termasuk yang isinya masukan dan koreksi.

Hubungi kami untuk konsultasi gratis dan pemesanan layanan general cleaning di Home Steril.

Referensi

  1. Osta-Ustarroz, P., Theobald, A. J., & Whitehead, K. A. (2024). Microbial Colonization, Biofilm Formation, and Malodour of Washing Machine Surfaces and Fabrics and the Evolution of Detergents in Response to Consumer Demands and Environmental Concerns. Antibiotics, 13(12), 1227. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/39766616/ (Diakses 14 September 2026)
  2. U.S. Environmental Protection Agency. A Brief Guide to Mold, Moisture and Your Home. https://www.epa.gov/mold/brief-guide-mold-moisture-and-your-home (Diakses 14 September 2026)
  3. Frontiers in Microbiology (2025). Microbial cross contamination in household laundering and microbial ecology of household washing machines. https://www.frontiersin.org/journals/microbiology/articles/10.3389/fmicb.2025.1667606/full (Diakses 14 September 2026)

Disclaimer: Isi artikel ini bertujuan memberikan edukasi umum seputar perawatan kebersihan laci deterjen mesin cuci. Langkah pembongkaran berbeda antar merek dan model, jadi ikuti buku manual mesin cucimu sebagai acuan utama. Untuk kebutuhan pembersihan rumah yang lebih menyeluruh, lakukan konsultasi langsung dengan tim Home Steril.

Author: Dedy Haryadi (Co-Founder & Technical Specialist at Home Steril) 

Developed by: Avicena Fily A Kako (Content Writer & SEO Specialist at Home Steril)

https://home-steril.com/

Apa pendapat Anda tentang artikel ini?

Seberapa manfaat konten ini bagi Anda?

5/5 (411 votes)
Sangat Bermanfaat

Komentar

Silakan masuk untuk memberikan komentar

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Kategori

Tags: