Tempat sampah sering jadi sumber bau tidak sedap di rumah. Kabar baiknya, bau itu bisa dikurangi dengan perawatan yang tepat dan rutin. Buat kamu yang sibuk dengan kerjaan atau kuliah, membersihkan tempat sampah memang sering terlewat, padahal langkahnya tidak rumit.
Dari pembersihan general cleaning yang sudah ditangani Home Steril dan 3.400+ ulasan yang masuk ke profil Google Maps kami, satu hal yang kami pelajari: bau di rumah sering berawal dari hal kecil yang luput dari rutinitas, dan tempat sampah adalah salah satunya.
Di artikel ini, kita bahas langkah-langkah membersihkan tempat sampah agar tidak berbau, mulai dari persiapan sampai kebiasaan kecil yang membantu bau tidak cepat kembali. Di bagian akhir, ada juga gambaran kapan jasa bersih rumah bisa jadi pilihan kalau waktumu terbatas.
BACA JUGA : Cara Membersihkan Peralatan Makan dari Karat!

Langkah Membersihkan Tempat Sampah agar Tidak Bau
1. Siapkan Sarung Tangan dan Pastikan Ruangan Berventilasi
Pakai sarung tangan karet sebelum mulai. Tempat sampah menyimpan sisa makanan dan cairan kotor, dan sarung tangan melindungi kulitmu dari kotoran sekaligus dari cipratan cairan pembersih. CDC juga menyarankan memakai perlengkapan pelindung sesuai petunjuk label produk, seperti sarung tangan atau kacamata, serta memastikan sirkulasi udara baik saat memakai produk pembersih di dalam ruangan.
Kalau kamu sensitif terhadap bau menyengat, masker bisa membuat proses ini lebih nyaman. Sebisa mungkin, cuci tempat sampah di area terbuka seperti teras belakang atau kamar mandi dengan jendela terbuka. Setelah selesai, lepas sarung tangan dan cuci tangan dengan sabun.

2. Buang Sampah Secara Teratur
Salah satu penyebab utama tempat sampah berbau adalah sampah yang menumpuk terlalu lama. Sisa makanan yang dibiarkan berhari-hari mulai membusuk dan baunya menempel di wadah. Usahakan membuang sampah setiap hari, terutama kalau ada sampah organik seperti sisa makanan, kulit buah, atau tulang.
CDC menganjurkan membuang sampah secara sering dan teratur, serta menyimpan sampah di dalam rumah pada wadah plastik tebal atau logam yang tutupnya rapat. Kebiasaan ini membantu mengurangi bau sekaligus tidak mengundang tikus.
3. Cuci dengan Sabun, Lalu Pakai Disinfektan Sesuai Label
Setelah kosong, cuci bagian dalam dan luar tempat sampah dengan sabun dan air, lalu sikat bagian dasar dan sudut yang sering jadi tempat sisa cairan mengendap. Urutannya penting: bersihkan dulu, baru disinfeksi bila perlu. Menurut CDC, membersihkan dengan sabun atau deterjen sudah mengangkat sebagian besar kuman dan kotoran di permukaan, dan dalam kebanyakan situasi pembersihan rutin sudah cukup.
Kalau kamu memilih memakai disinfektan, baca dan ikuti petunjuk di labelnya. CDC menjelaskan bahwa disinfektan perlu dibiarkan di permukaan selama waktu kontak yang tertera di petunjuk, dan permukaan harus tetap basah selama waktu itu. Jangan mencampur produk pembersih yang berbeda. Setelah itu, bilas dan keringkan tempat sampah sampai benar-benar kering sebelum memasang kantong baru, karena wadah yang lembap lebih mudah kembali berbau.
4. Taburkan Baking Soda di Dasar Tempat Sampah
Baking soda banyak dipakai di rumah untuk membantu mengurangi bau. Setelah tempat sampah kering, taburkan sedikit baking soda di bagian dasar sebelum memasang kantong sampah. Cara ini praktis dan murah, dan bisa diulang setiap kali kamu mengganti kantong.
5. Gunakan Penyerap atau Pengharum Khusus Tempat Sampah
Selain baking soda, ada juga pengharum atau penyerap bau khusus tempat sampah yang dijual di pasaran. Pilih produk yang sesuai kebutuhan dan ikuti petunjuk pemakaiannya. Ingat, produk semacam ini sifatnya pelengkap: kalau sampah jarang dibuang dan wadahnya jarang dicuci, bau tetap akan muncul.
6. Pilih Tempat Sampah Bertutup Rapat dan Pisahkan Sampah Basah
Tutup yang rapat menahan bau agar tidak menyebar ke seluruh ruangan. EPA menyarankan menyimpan sampah dapur di wadah dengan tutup yang pas dan rapat untuk mencegah tikus. Kalau memungkinkan, pisahkan sampah basah seperti sisa makanan dari sampah kering, lalu ikat kantong sampah basah sebelum dibuang. Kantong yang bocor adalah penyebab paling umum cairan kotor mengendap di dasar wadah.
BACA JUGA : Cara Cepat Membersihkan Wastafel Kamar Mandi agar Tetap Bersih!

Kalau Waktumu Terbatas, Ini Peran Jasa Pembersih Rumah

Merawat tempat sampah itu pekerjaan kecil, tapi pekerjaan rumah lainnya sering jauh lebih menyita waktu: menyapu dan mengepel, membersihkan dapur, sampai merapikan kamar mandi. Kalau kamu ingin pekerjaan rutin itu ditangani tim, layanan general cleaning dari kami bisa jadi pilihan untuk rumah, kos, apartemen, maupun gudang di area Jabodetabek.
Beberapa hal yang perlu kamu tahu sebelum memesan:
- Paket berbasis jam kerja: layanan tersedia dalam paket 32 jam kerja dan 64 jam kerja.
- Cakupan pekerjaan: beberapa pekerjaan tidak termasuk paket, misalnya membersihkan dinding dan kipas langit-langit, jendela tinggi, atau menggeser furnitur. Layanan ini juga tidak ditujukan untuk rumah kosong, rumah sehabis renovasi, atau rumah sehabis banjir.
- Garansi pengerjaan ulang: kalau hasil kurang sesuai, kami kerjakan ulang, berlaku syarat dan ketentuan.
- Bonus Free UV Treatment: setiap pemesanan mendapat bonus Free UV Treatment, berlaku syarat dan ketentuan.
- Gratis konsultasi: kamu bisa konsultasi dulu soal kebutuhan rumahmu sebelum memilih paket.
FAQ
Q: Seberapa sering tempat sampah perlu dicuci?
A: Tempat sampah tidak perlu dicuci setiap hari. Sebagai saran umum, cuci setidaknya seminggu sekali, dan lebih cepat kalau ada kantong yang bocor atau bau mulai tercium. CDC juga menganjurkan wadah sampah di dalam rumah sering dibersihkan dengan sabun dan air.
Q: Bagaimana cara mengurangi bau tempat sampah kalau tidak punya baking soda?
A: Kamu bisa memakai arang aktif atau penyerap bau khusus tempat sampah yang tersedia di supermarket. Yang paling berpengaruh tetap kebiasaan dasarnya: buang sampah teratur, ikat kantong sampah basah, dan keringkan wadah setelah dicuci.
Q: Apakah tempat sampah wajib disemprot disinfektan setiap kali dicuci?
A: Tidak selalu. Menurut CDC, dalam kebanyakan situasi pembersihan rutin dengan sabun atau deterjen sudah cukup. Kalau kamu ingin memakai disinfektan, bersihkan wadah dulu, lalu ikuti petunjuk label termasuk waktu kontaknya.
Q: Apakah tempat sampah di luar rumah juga perlu dibersihkan?
A: Ya. Tempat sampah di luar rumah juga perlu dibersihkan berkala dan tutupnya harus rapat. EPA dan CDC sama-sama menyarankan wadah sampah bertutup rapat agar sampah tidak mengundang tikus.
Q: Apakah layanan general cleaning Home Steril bisa dipesan untuk kos atau apartemen?
A: Bisa. Layanan general cleaning kami melayani rumah, kos, apartemen, dan gudang di area Jabodetabek, dengan paket 32 jam kerja dan 64 jam kerja. Untuk memastikan paket yang cocok, kamu bisa konsultasi gratis lebih dulu.
Testimoni pelanggan di profil Google Maps kami

- Asep Abdullah – “Jasa steril yang bagus untuk semua kantor maupun perumahan. Terimakasih home steril dan pak Muis karena telah membantu membersihkan toilet.”
- Saka Tri Utama – “Pelayanan di home steril baik, semua rumah bisa dibersihkan. Pelayanan ramah dan cepat.”
- Herman Ramdani1805 – “Hasil akhir jauh banget mantap, before after bedanya signifikan. Petugas yang mengerjakan riki dan rizki.”
- Mintz Green – “Saya sudah memakai jasa general cleaning beberapa kali dan puas sekali. Para pekerja dan admin ramah dan cepat tanggap.”
- Rahma Anwar – “Hasil baik dan pelayanan oke banget.”
Kami tidak menampilkan kutipan ulasan di halaman ini. Semua penilaian pelanggan bisa kamu baca langsung, apa adanya, di profil Google Maps kami — termasuk yang isinya masukan dan koreksi.
Tempat sampah yang bersih dan tidak berbau berawal dari kebiasaan sederhana: buang sampah teratur, cuci wadah dengan sabun, pakai disinfektan sesuai label bila perlu, keringkan sebelum memasang kantong baru, dan pilih wadah bertutup rapat. Kalau kamu butuh bantuan untuk pekerjaan rutin rumah lainnya, layanan general cleaning dari kami siap membantu. Hubungi kami lewat WhatsApp untuk konsultasi gratis.
Referensi
- Centers for Disease Control and Prevention (CDC). When and How to Clean and Disinfect Your Home. https://www.cdc.gov/hygiene/about/when-and-how-to-clean-and-disinfect-your-home.html. Diakses 21 September 2026.
- Centers for Disease Control and Prevention (CDC). How to Seal Up to Prevent Rodents. https://www.cdc.gov/healthy-pets/rodent-control/seal-up.html. Diakses 21 September 2026.
- United States Environmental Protection Agency (EPA). Identify and Prevent Rodent Infestations. https://www.epa.gov/rodenticides/identify-and-prevent-rodent-infestations. Diakses 21 September 2026.
Author: Dedy Haryadi (Co-Founder & Technical Specialist at Home Steril)
Developed by: Avicena Fily A Kako (Content Writer & SEO Specialist at Home Steril)











Komentar
Silakan masuk untuk memberikan komentar
Memuat komentar...