Facebook Pixel

Cara Menghilangkan Bau Pipis Kucing di Kasur yang Selalu Kambuh

Nikmati Layanan HOME STERIL: Solusi Semua Kebutuhan Rumah Anda
Dedy Haryadi - Technical Specialist
Cara Menghilangkan Bau Pipis Kucing di Kasur yang Selalu Kambuh

Loading offers...

Untuk menghilangkan bau pipis kucing di kasur, serap dulu urine dengan tisu atau handuk kering (tekan, jangan digosok), lalu semprotkan pembersih enzimatik khusus hewan untuk memecah senyawa penyebab bau pesing yang selalu kambuh. Taburkan baking soda merata, diamkan minimal 1 jam (idealnya semalaman), lalu vakum sampai bersih. Angin-anginkan kasur di tempat teduh berventilasi; jangan dijemur langsung di bawah matahari karena panas justru mengunci bau kencing kucing ke serat dan membuatnya jauh lebih sulit dihilangkan. Untuk noda yang sudah kering dan meresap ke inti busa, dibutuhkan pencucian profesional dengan penyedotan air sisa cuci.

Jasa Cuci Kasur di Home Steril

Kami di Home Steril sudah menangani ribuan pelanggan cuci kasur di seluruh Jabodetabek, dan dari 3.400+ ulasan yang masuk ke profil Google Maps kami, satu pola terus berulang: banyak orang sudah mengepel, menyemprot pewangi, bahkan menjemur kasurnya, tetapi bau pipis kucing tetap kembali setiap udara lembap. Penyebabnya satu — senyawa bau di dalam urine tidak pernah benar-benar terurai, hanya aromanya yang sesaat tertutup. Artikel ini menjawab keduanya sekaligus: kenapa bau kencing kucing selalu kambuh, sekaligus langkah tepat menghilangkannya, termasuk untuk noda yang sudah kering.

BACA JUGA: Bangun Pagi dengan Bersin? Kasur yang Kotor Mungkin Penyebabnya!

Jasa Cuci Kasur Springbed di home-steril.com

Kenapa Bau Pipis Kucing di Kasur Selalu Kambuh Saat Lembap?

Kenapa Bau Pipis Kucing di Kasur Selalu Kambuh Saat Lembap?

Bau pipis kucing membandel bukan karena kamu kurang bersih, melainkan karena komposisi kimia urine kucing itu sendiri. Urine kucing mengandung urea, asam urat, kreatinin, dan felinine — asam amino khas kucing.

Prosesnya bertahap:

  • Tahap awal: bakteri menguraikan urea menjadi amonia, memunculkan bau tajam pertama.
  • Saat mengering: asam urat membentuk kristal yang tidak larut dalam air. Inilah biang bau pesing yang kambuh setiap udara lembap, meski permukaan kasur sudah dilap berkali-kali.
  • Tahap lanjut: penguraian felinine melepaskan senyawa belerang golongan mercaptan — kelompok bau yang sama dengan semprotan sigung — sehingga aromanya makin menyengat.

Karena kristal asam urat tidak larut air, sabun atau cuka saja tidak cukup mengangkatnya. Dibutuhkan pembersih enzimatik yang bekerja memecah senyawa itu, bukan sekadar menutup aromanya.

Adakah Bahaya Pipis Kucing di Kasur untuk Kesehatan?

Selain soal bau, urine yang dibiarkan menjadi media tumbuh bakteri. Menurut AAFA, protein alergen kucing yang terdapat pada serpihan kulit mati (dander), air liur, dan urine bisa memicu gejala alergi maupun serangan asma pada orang yang sensitif. Karena itu kasur bekas hewan peliharaan sebaiknya dibersihkan sampai ke serat, bukan sekadar dilap permukaannya. Pembahasan lengkap soal risiko kasur kotor ada di artikel bahaya kasur kotor untuk kesehatan.

promo jasa cuci kasur dan sofa di home-steril.com

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Pipis Kucing di Kasur? (Langkah demi Langkah)

Metode Efektif Cara Membersihkan Kasur Bekas Hewan Peliharaan Sendiri
Infografik: Metode Efektif Cara Membersihkan Kasur Bekas Hewan Peliharaan Sendiri

Kuncinya: bertindak cepat dan memakai bahan yang tepat. Berikut langkah lengkapnya.

1. Serap urine sebanyak mungkin (blot)

Tekan-tekan area basah dengan tisu dapur atau handuk kering hingga kasur hanya terasa lembap. Jangan digosok — menggosok justru mendorong urine lebih dalam ke serat kasur.

2. Semprotkan pembersih enzimatik khusus hewan

Basahi area dengan pembersih enzimatik (enzymatic cleaner). Enzim bekerja memecah senyawa penyebab bau pesing yang tidak bisa diangkat sabun biasa. Diamkan 10–15 menit agar meresap.

Alternatif DIY (bila tidak ada enzim): campur 1 bagian cuka putih dengan 1 bagian air, semprotkan, diamkan 10–15 menit. Cuka membantu menetralkan garam urine yang bersifat basa. Catatan: DIY meredam bau, tetapi tidak memecah kristal asam urat sebaik pembersih enzimatik.

3. Serap kembali cairannya

Tekan-tekan lagi dengan tisu atau handuk kering sampai area tidak terlalu basah.

4. Taburkan baking soda

Taburkan baking soda merata di atas area bekas pipis. Baking soda menyerap sisa kelembapan dan menetralkan bau. Diamkan minimal 1 jam, idealnya semalaman.

5. Vakum dan keringkan dengan benar

Vakum sisa baking soda hingga bersih. Lalu angin-anginkan kasur di tempat teduh yang berventilasi baik sampai tidak lagi terasa lembap. Boleh dibantu kipas angin.

Kesalahan Apa yang Membuat Bau Pipis Kucing Malah Makin Kuat?

Kesalahan Apa yang Membuat Bau Pipis Kucing Malah Makin Kuat?

Ini bagian yang paling sering bikin pembersihan gagal:

  • Jangan jemur di bawah matahari langsung. Panas — termasuk air panas dan uap — mengunci protein dan asam urat ke serat kasur. Keringkan di tempat teduh.
  • Jangan pakai pembersih berbahan amonia. Aromanya mirip urine dan malah memancing kucing menandai ulang tempat yang sama.
  • Jangan menggosok. Menggosok menyebar urine ke area yang lebih luas dan lebih dalam.
  • Jangan campur pemutih (bleach) dengan amonia atau cairan urine. Reaksinya menghasilkan gas kloramin yang beracun bila terhirup. CDC juga mencatat pencampuran produk pembersih sebagai praktik berisiko di rumah tangga.

Bagaimana Menghilangkan Bau Pipis Kucing yang Sudah Kering di Kasur?

Noda yang sudah kering lebih sulit karena kristal asam urat sudah terikat di dalam serat. Langkahnya sama, tapi butuh kesabaran: basahi ulang area dengan pembersih enzimatik sampai meresap ke titik terdalam, diamkan lebih lama (bisa beberapa jam hingga kering alami), lalu ulangi bila bau masih muncul saat lembap.

Untuk urine lama yang sudah menembus inti busa atau spring bed, pembersihan permukaan jarang cukup. Di titik ini yang bekerja adalah pencucian profesional yang menyedot kembali cairan dari dalam serat, bukan lap dan pewangi.

Bagaimana Membersihkan Kotoran Kucing di Kasur dan Menyucikannya?

Untuk kotoran kucing di kasur, angkat dulu material padatnya dengan hati-hati memakai sarung tangan dan tisu — jangan ditekan supaya tidak menyebar. Bersihkan sisa noda dengan pembersih enzimatik, lalu ikuti langkah baking soda seperti pada urine. Untuk bekas yang masih berwarna atau berbau, ulangi sampai hilang.

Bila ingin membersihkannya sesuai tuntunan Islam: kucingnya sendiri suci, tetapi kencing dan kotorannya termasuk najis yang perlu disucikan. Hilangkan dulu wujud najisnya ('ain) — warna, bau, dan bentuknya — lalu siramkan atau alirkan air bersih pada area dan serap sampai tidak tersisa bekas. Karena kasur sulit dicuci dengan air mengalir, gunakan air secukupnya secara berulang lalu keringkan sampai tidak lembap.

Bau Ompol, Bulu, dan Muntah Hewan: Apa Bedanya dengan Pipis Kucing?

Bau Ompol, Bulu, dan Muntah Hewan: Apa Bedanya dengan Pipis Kucing?

Tiga masalah ini sering datang bersamaan, tapi penanganannya tidak sama:

  • Ompol anak pada spring bed. Prinsipnya mirip urine kucing — serap cepat, pakai enzimatik atau larutan cuka-air, lalu baking soda dan pengeringan di tempat teduh. Bedanya, urine manusia tidak mengandung felinine, jadi bau belerangnya tidak muncul. Panduan khususnya ada di artikel cara menghilangkan bau pesing di kasur.
  • Bulu dan dander hewan. Ini pekerjaan vakum rutin, bukan pekerjaan enzim. Teknik dan alatnya dibahas terpisah di tips membersihkan kasur dari bulu hewan peliharaan.
  • Muntah hewan. Angkat material padat, serap cairannya, lalu bersihkan dengan enzimatik dan baking soda seperti pada urine. Semakin cepat ditangani, semakin kecil bekas yang tertinggal.

Kapan Bau Pipis Kucing Sudah Butuh Pencucian Profesional?

Pembersihan mandiri efektif untuk noda baru. Pertimbangkan jasa profesional bila:

  • Bau sudah lama mengering dan kembali muncul meski sudah dibersihkan berulang.
  • Urine meresap dalam hingga ke inti busa atau spring bed.
  • Kasur perlu sekaligus dibersihkan dari debu dan kotoran lain di permukaannya.

Metode yang kami pakai di Home Steril berjalan empat tahap: vakum kotoran kering dengan hydro vacuum, cuci bagian atas dan keempat sisi, detergen standar tanpa pemutih, lalu sedot air sisa cuci dengan vacuum extractor. Tahap terakhir inilah yang menarik keluar sisa urine dan kotoran yang tidak terjangkau lap permukaan.

Kenapa Kasur Bekas Pipis Kucing Sebaiknya Ditangani Home Steril?

Before&After DC Kasur di home-steril.com

  • Mengembalikan kebersihan & tampilan kasur: proses pembersihan menyeluruh untuk mengembalikan kualitas, kebersihan, dan tampilan kasur.
  • Memperpanjang umur kasur: perawatan rutin membantu kasur lebih awet dan tidak cepat rusak.
  • Detergen standar yang aman untuk bahan kasur, tanpa pemutih: cocok untuk rumah dengan anak dan hewan peliharaan.
  • Metode empat tahap: vakum kering dengan hydro vacuum, cuci bagian atas dan keempat sisi, detergen tanpa pemutih, lalu penyedotan air sisa cuci dengan vacuum extractor.
  • Kering ±1 hari: tim meninggalkan lokasi saat kasur kurang lebih 90% kering; sisanya diselesaikan dengan kipas angin atau ventilasi.
  • Mengangkat debu, sisa tungau, dan bakteri di permukaan kasur.
  • Mengurangi bau dan noda: termasuk bau apek dan bekas cairan yang menempel di serat kasur.
  • Hemat waktu & tenaga: pengerjaan dilakukan di rumah, tanpa perlu mengangkut kasur ke mana pun.
  • Harga mulai Rp 200.000: harga final dikonfirmasi sebelum pengerjaan. Pengerjaan bagian bawah kasur dikenakan biaya tambahan.
  • Garansi cuci kembali 1x24 jam sejak pengerjaan selesai bila hasilnya dinilai kurang bersih.
  • Catatan jujur: noda tinta pulpen, spidol, dan darah tidak dijamin hilang, dan pengerjaan tidak dipaksakan bila ada risiko bahan kasur rusak.
  • Ulasan pelanggan bisa kamu baca sendiri di profil Google Maps kami.
  • Voucher gratis cuci sepatu dari Sneakershoot sebagai bonus tambahan.

BACA JUGA: Pengaruh Cuci Sofa terhadap Struktur Sofa Berbahan Sintetis

Voucher Home Steril Blog

FAQ: Pertanyaan Seputar Bau Pipis Kucing di Kasur

Q: Apakah cuka cukup, atau harus pembersih enzimatik? 
A: Cuka menetralkan amonia dan meredam bau, tetapi tidak memecah kristal asam urat sebaik pembersih enzimatik. Untuk bau membandel, enzimatik lebih unggul. Setelahnya, taburkan baking soda dan diamkan minimal 1 jam — idealnya semalaman — sebelum divakum.

Q: Bolehkah menjemur kasur di bawah matahari agar cepat kering? 
A: Tidak disarankan. Panas matahari langsung mengunci bau urine ke dalam serat dan membuatnya jauh lebih sulit dihilangkan. Keringkan di tempat teduh yang berventilasi, boleh dibantu kipas angin, sampai kasur tidak lagi terasa lembap.

Q: Bisakah noda dan bau pipis kucing yang sudah kering hilang? 
A: Sebagian besar bisa pudar signifikan, tetapi urine yang meresap sangat dalam mungkin menyisakan bekas samar. Metode ini juga aman untuk memory foam, asalkan cairan dipakai secukupnya dan kasur dikeringkan sampai tidak lembap agar tidak memicu jamur di dalam busa.

Q: Apakah kencing dan kotoran kucing najis, dan bagaimana menyucikannya? 
A: Kucingnya sendiri suci, tetapi kencing dan kotorannya termasuk najis. Cara menyucikan: angkat dulu material padatnya dengan tisu bersarung tangan (jangan ditekan), hilangkan wujud najisnya ('ain) beserta warna dan baunya, lalu siram atau alirkan air bersih pada area dan serap sampai tak bersisa. Karena kasur sulit disiram air mengalir, gunakan air secukupnya berulang lalu keringkan.

Q: Kenapa kucing suka pipis di kasur dan bagaimana mencegahnya? 
A: Bisa karena litter box kotor, stres, penanda wilayah, atau masalah medis. Jaga kebersihan litter box, dan bila sering berulang, konsultasikan ke dokter hewan. Hindari pembersih beramonia karena aromanya justru memancing kucing mengulang di titik yang sama.

Home Steril melayani cuci kasur area Jabodetabek dengan metode empat tahap, detergen standar tanpa pemutih, dan garansi cuci kembali 1x24 jam. 👉 Lihat layanan cuci kasur & spring bed Home Steril atau hubungi kami lewat WhatsApp untuk pemesanan layanan jasa cuci kasur.

Testimoni Pelanggan Home Steril

Testimoni Pelanggan Home Steril
  • Ayu Kurniasih – “Hari ini cuci matras dibantu Mas Tyo dari Homesteril. Pelayanannya baik, profesional, responsif, komunikatif, hasilnya sangat memuaskan.”
  • Siti Zakiyah – “Terima kasih home steril, kasur saya jadi bersih kembali. Terima kasih kepada mas fadil. Good recommend!”
  • Wahyu Indah Triyani – “Dari kasurku yang bau apek, sekarang bersih dan wangi berkat jasa dari home steril. Petugas Mas Riki, pengerjaannya detail banget.”
  • Yuntamal Tiqo – “Terimakasih home steril. Kasur yang tadi kotor jadi bersih banget. Untuk petugasnya om Tyo, kerja rapih dan sopan.”
  • Devanka Alfatih – “Ketiga kalinya pakai jasa dari home steril. Sekarang cuci kasur wet & dry untuk sedot tungau. Hasilnya super bersih, dibantu mas rizky dan mas fauzi.”

Referensi

  • McGill University, Office for Science and Society. 2017. Why does cat urine smell so bad and what can I do about it? Diakses 31 Agustus 2026. https://www.mcgill.ca/oss/article/you-asked/why-does-cat-urine-smell-so-bad-and-what-can-i-do-about-it
  • Centers for Disease Control and Prevention (CDC). 2020. Knowledge and Practices Regarding Safe Household Cleaning and Disinfection for COVID-19 Prevention — United States, May 2020. Diakses 31 Agustus 2026. https://www.cdc.gov/mmwr/volumes/69/wr/mm6923e2.htm
  • Asthma and Allergy Foundation of America (AAFA). 2024. Pet Allergy. Diakses 31 Agustus 2026. https://aafa.org/allergies/types-of-allergies/pet-dog-cat-allergies/

Author: Dedy Haryadi (Co-Founder & Technical Specialist at Home Steril)

Developed by: Avicena Fily A Kako (Content Writer & SEO Specialist at Home Steril)

https://home-steril.com/

Apa pendapat Anda tentang artikel ini?

Seberapa manfaat konten ini bagi Anda?

5/5 (240 votes)
Sangat Bermanfaat

Komentar

Silakan masuk untuk memberikan komentar

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Kategori

Tags:
Bau Pipis Kucing