Kebersihan kasur memengaruhi langsung kualitas tidur. Bau pesing yang dibiarkan bisa menyebar ke seluruh kamar dan makin sulit dihilangkan seiring waktu, terutama jika sumbernya adalah anak yang mengompol, hewan peliharaan, atau kelembapan yang terperangkap di dalam lapisan kasur.

Di Home Steril, kami sudah menangani ribuan kasur pelanggan di Jabodetabek—pengalaman yang terekam dalam 3411 ulasan di profil Google Maps kami. Keluhan "sudah dibersihkan sendiri tapi baunya balik lagi" termasuk yang paling sering kami dengar saat teknisi mulai bekerja, dan satu pola yang kerap ditemukan: kasur anak yang diletakkan langsung di lantai tanpa rangka atau alas ventilasi cenderung menyerap balik kelembapan dari bawah, sehingga bau pesing muncul lagi meski permukaannya sudah tampak kering.
BACA JUGA : Sejarah Kasur: Perjalanan dari Zaman Batu hingga Era Modern

Mengapa Kasur Bisa Bau Pesing?

Bau pesing muncul karena urine mengandung urea dan kristal asam urat. Bagian urea memang larut air dan mudah terangkat dengan lap basah, tetapi kristal asam uratnya bersifat tidak larut air dan menempel kuat pada serat kasur — inilah yang membuat baunya terus muncul kembali setiap kali kasur lembap, meski sudah dilap berkali-kali. Cara paling efektif membersihkan kristal ini adalah dengan pembersih berbasis enzim yang dirancang khusus untuk mengikat dan memecah kristal asam urat, sekaligus menghancurkan bakteri penyebab bau di sekitarnya. Foamnights
Selain dari ompol anak kecil, bau pesing di kasur juga umum disebabkan oleh hewan peliharaan yang buang air sembarangan, keringat yang menyerap dalam jangka panjang, atau kelembapan berlebih akibat kasur jarang diangin-anginkan.
Langkah-Langkah Efektif Menghilangkan Bau Pesing di Kasur

Mengatasi bau pesing sebaiknya dilakukan segera agar bau tidak menyebar. Apakah bau pesing bisa menyebar ke seluruh rumah? Ya, jika tidak ditangani dengan benar, bau bisa menyebar dan mengganggu kenyamanan. Berikut beberapa cara untuk mengatasinya:

1. Segera Bersihkan Area yang Terkena

Langkah pertama adalah menghilangkan bau pesing di kasur dengan cepat. Gunakan kain atau tisu untuk menyerap urine sebanyak mungkin agar tidak menyebar ke area lain. Gunakan tisu tebal, kain microfiber, atau handuk kering untuk menepuk-nepuk area basah. Jangan digosok, karena bisa mendorong cairan lebih dalam ke lapisan kasur.
2. Campuran Air dan Cuka

Campurkan air dan cuka putih dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan pada area yang terkena. Bagaimana cara menghilangkan bau pesing pada kain menggunakan cuka? Cuka membantu membunuh bakteri dan menetralisir bau, sehingga efektif untuk noda dan bau pesing. Cuka dikenal sebagai bahan alami yang efektif menetralisir bau. Campurkan air dan cuka putih dalam perbandingan 1:1 dalam botol semprot.
- Semprotkan larutan ini secara merata pada area yang terkena.
- Biarkan selama 15-20 menit.
- Lap kembali dengan kain bersih yang sedikit dibasahi.
Cara ini juga ampuh untuk mengatasi bekas ompol pada kasur busa maupun springbed.
3. Taburkan Baking Soda

Setelah area agak kering, taburkan baking soda secara merata. Biarkan baking soda menyerap bau dan kelembaban selama beberapa jam atau semalaman. Bagaimana cara menghilangkan bau pesing di kasur dengan baking soda? Baking soda sangat ampuh menyerap bau tidak sedap, menjadikannya solusi yang alami dan mudah.
Setelah area mengering, taburkan baking soda secara merata. Diamkan minimal 4 jam atau semalaman agar partikel baking soda bekerja menyerap bau. Baking soda bersifat menyerap bau dan kelembaban tersembunyi, sehingga sangat efektif dalam tips mengatasi bau tidak sedap di kasur.
4. Bersihkan dengan Vakum

Setelah beberapa jam, vakum baking soda dari kasur untuk memastikan tidak ada sisa bubuk yang tertinggal. Langkah ini penting untuk menjaga kebersihan kasur secara menyeluruh. Gunakan dry vacuum untuk menyedot sisa baking soda keesokan harinya. Langkah ini akan mengangkat debu, partikel baking soda, dan serpihan kulit mati yang mungkin menempel di permukaan.
5. Coba Pembersih Enzimatik

Untuk bau yang lebih membandel, pembersih enzimatik adalah pilihan efektif karena mampu memecah molekul penyebab bau. Pembersih ini bisa dibeli di toko peralatan rumah tangga. Untuk noda dan bau yang lebih membandel, gunakan pembersih enzimatik yang bisa kamu beli di toko perlengkapan rumah tangga. Pembersih ini bekerja dengan memecah struktur molekul urine dan membunuh bakteri penyebab bau pesing.
Pembersih enzimatik sangat dianjurkan oleh banyak ahli kebersihan sebagai solusi permanen untuk masalah bau membandel pada kasur.
6. Jemur Kasur di Bawah Sinar Matahari

Jika memungkinkan, jemur kasur di bawah sinar matahari. Sinar UV alami dari matahari dapat membunuh bakteri dan menghilangkan bau secara efektif.
Tips tambahan: Pastikan untuk melakukan pembersihan kasur secara berkala untuk menjaga kebersihannya!
Apakah Aman Menjemur Kasur Busa di Bawah Sinar Matahari?
Tidak disarankan menjemur kasur busa di bawah sinar matahari langsung dalam waktu lama. Paparan sinar ultraviolet yang berkepanjangan memicu reaksi photo-oxidation pada rantai polimer busa poliuretan, menyebabkan perubahan warna, permukaan menjadi getas, dan penurunan kualitas fisik busa secara bertahap. Efek ini terjadi pada memory foam maupun busa polyurethane biasa, dan makin nyata jika kasur sering dijemur berulang.
Jika ingin tetap memanfaatkan sinar matahari, batasi hanya pada sarung atau cover kasur yang bisa dilepas, bukan busa intinya. Untuk springbed, bagian pegas dan lapisan dalamnya sebaiknya tidak ikut terkena panas berlebih karena bisa memicu karat pada rangka logam serta merusak lem perekat lapisan busa di atasnya. Cara paling aman adalah mengeringkan kasur di ruangan dengan sirkulasi udara baik, seperti dijelaskan pada langkah keenam di atas.
Alternatif Bahan Pembersih untuk Menghilangkan Bau Pesing
Beberapa bahan alami berikut ini juga bisa dicoba untuk menghilangkan bau pesing di kasur:
- Detergen Cair: Campurkan 1/2 sendok teh detergen dengan air hangat. Celupkan sikat berbulu lembut dan gosok area yang terkena dengan lembut.
- Cuka Putih: Semprotkan campuran cuka putih dan air pada noda dan biarkan hingga kering.
- Hidrogen Peroksida: Campur hidrogen peroksida, soda kue, dan sedikit deterjen cair. Semprotkan pada noda untuk menghilangkan bau dan bakteri.
- Bedak Bayi: Taburkan bedak bayi untuk menyerap kelembaban dan bau tak sedap.
- Obat Kumur: Semprotkan campuran obat kumur dan air, lalu lap dengan kain bersih.
Apa Bedanya Membersihkan Bau Pesing di Kasur Busa dan Springbed?
Kasur busa dan springbed punya karakteristik berbeda saat menyerap cairan, sehingga penanganannya pun perlu disesuaikan:
- Kasur busa (memory foam, polyurethane, atau latex) menyerap cairan lebih dalam dan menahan kelembapan lebih lama karena strukturnya berpori rapat. Gunakan cairan pembersih secukupnya saja agar tidak terlalu basah, dan beri waktu pengeringan lebih panjang dengan sirkulasi udara.
- Springbed dengan lapisan quilting di atas pegas biasanya lebih cepat kering di permukaan, tetapi cairan yang meresap sampai ke area pegas berisiko menyebabkan karat dan bau apek dari dalam. Hindari menyemprotkan cairan berlebihan langsung ke permukaan; cukup pada area yang benar-benar terkena noda.
- Kasur kapuk atau kasur busa tipis rumahan umumnya lebih cepat menyerap kelembapan ke seluruh bagian, sehingga penanganan cepat pada tahap pertama (menyerap cairan) jadi kunci utama sebelum bau sempat menyebar.
Tips Mencegah Bau Pesing pada Kasur

Setelah kamu berhasil menghilangkan bau pesing di kasur, penting untuk melakukan pencegahan agar tidak terjadi lagi. Agar bau pesing tidak muncul lagi, berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa kamu terapkan:
- Gunakan Pelindung Kasur: Investasi pada pelindung kasur tahan air akan sangat membantu mencegah cairan meresap ke dalam kasur. Pelindung ini sangat berguna untuk mencegah cairan menembus lapisan dalam kasur. Tersedia banyak pilihan di pasaran, baik berbahan PVC coating maupun bamboo fiber yang breathable.
- Rutin Bersihkan Kasur: Vakum kasur secara rutin untuk menjaga kebersihan dari debu dan alergen. Setidaknya sebulan sekali, vakum seluruh permukaan kasur untuk mengangkat debu dan alergen. Jika perlu, gunakan jasa pembersih kasur profesional.
- Ganti Seprai dan Selimut Secara Berkala: Mencuci seprai dan selimut secara berkala mencegah penumpukan kotoran dan bau. Minimal 1–2 kali seminggu. Keringat, air liur, dan minyak alami tubuh dapat menyerap ke dalam kasur jika tidak rutin diganti.
- Gunakan Pewangi Ruangan: Pilih pewangi ruangan yang alami agar kamar selalu segar dan nyaman. Kamu bisa menggunakan essential oil seperti lavender atau lemon. Teteskan ke kapas, letakkan di pojok kasur untuk menjaga aroma tetap segar.
Mengapa Harus Menggunakan Jasa Home Steril?

Mengatasi bau pesing di kasur memang bisa dilakukan sendiri, namun untuk hasil yang lebih maksimal dan praktis, kamu bisa menggunakan jasa pembersihan profesional dari Home Steril. Berikut beberapa alasan kenapa Home Steril adalah pilihan terbaik:
- Gratis Biaya Transportasi Petugas: Kamu tidak perlu khawatir dengan biaya tambahan untuk transportasi petugas ke lokasi rumahmu.
- Bergaransi untuk Setiap Treatment: Setiap layanan yang diberikan oleh Home Steril dijamin berkualitas dengan garansi selama petugas masih berada di lokasi.
- Free UV Treatment Senilai Rp 200 Ribu: Selain pembersihan standar, kamu juga mendapatkan treatment UV gratis yang bisa membunuh bakteri dan virus di rumah.
- Rating Terbaik dan Tertinggi di Jasa Kebersihan Rumah dan Kantor: Home Steril mendapat banyak ulasan positif dan rating tinggi dari pelanggan yang puas dengan layanan mereka.
5 Review Pelanggan Home Steril

- Ayu Kurniasih: Hari ini saya cuci matras dibantu oleh Mas Tyo dari Homesteril. Terima kasih Mas Tyo, pelayanannya baik, profesional, responsif, komunikatif, hasil kerjanya sangat memuaskan. Matras saya jadi bersih kembali. Homesteril is the best👍
- Siti Zakiyah: Terima kasih home steril, kasur saya jadi bersih kembali.. dan terima kasih kpd mas fadil. Good recommend!
- Warno 85: Terimakasih telah membersihkan kasur saya yang tadi nya kotor banget sekarang jadi kaya baru lagi.,thank mas jaja dan home steril👌🙏
- Wahyu Indah Triyani: Dari kasurku yg bau apek karna blm pernah dicuci, sekarang bersih dan wangi berkat jasa dari home steril. Petugas yg mengerjakan mas Riki, pengerjaannya detail bgt, sampai bagian kecil yg gak terlihat pun tetep dibersihin. Dan diulang" trs dr semprot, sikat, vakum, itu dilakukan berulang gak cuma sekali, jadi kasur bener" bersih dan wangi kembali, trimakasih mas Riki dan home steril, sukses selalu 👍
- Yuntamal Tiqo: "Terimakasih home steril... Kasur yang tadi kotor coklat2 jadi bersih banget
Dan untuk petugas nya om Tyo kerja rapih, telaten, dan orang nya sopan sekali, sukses selalu untuk om tyo"
BACA JUGA : Fakta Menarik Tentang Kasur

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Q: Apakah cuka aman digunakan di semua jenis kasur?
A: Sebagian besar kasur aman terkena cuka encer. Tetap uji pada area kecil dan tersembunyi terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada perubahan warna pada kain.
Q: Berapa lama baking soda dibiarkan di kasur untuk hasil maksimal?
A: Minimal 4 jam, idealnya semalaman, agar baking soda punya cukup waktu menyerap kelembapan dan bau yang tersembunyi di dalam serat kasur.
Q: Apakah kasur busa boleh dijemur di bawah sinar matahari?
A: Sebaiknya tidak untuk penjemuran langsung dan berulang, karena paparan UV memicu kerusakan struktur busa dari waktu ke waktu. Pengeringan dengan sirkulasi udara di ruangan lebih aman.
Q: Bagaimana cara mengeringkan kasur bekas ompol tanpa dijemur?
A: Gunakan kipas angin, buka jendela agar udara mengalir, atau bantu dengan hair dryer bersuhu sedang pada jarak aman dari permukaan kasur, sambil memastikan area tidak lembap sebelum digunakan kembali.
Q: Apa bedanya cara membersihkan bau pesing di kasur busa dan springbed?
A: Kasur busa menyerap cairan lebih dalam sehingga butuh waktu pengeringan lebih lama, sementara springbed berisiko karat pada pegas jika cairan sampai meresap ke bagian dalam, jadi penyemprotan harus lebih terkontrol.
Q: Apakah baking soda dan cuka boleh dicampur sekaligus?
A: Tidak disarankan. Keduanya saling menetralkan bila dicampur dalam kondisi basah, sehingga sebaiknya digunakan secara terpisah — cuka dulu, biarkan agak kering, baru baking soda.
Q: Berapa lama proses pembersihan kasur oleh Home Steril?
A: Umumnya sekitar 1–2 jam tergantung kondisi kasur, dan kasur perlu waktu tambahan untuk mengering secara alami setelah treatment.
Q: Apakah bau pesing bisa menyebar ke seluruh ruangan jika tidak segera dibersihkan?
A: Ya. Bau yang dibiarkan bisa menyebar ke udara sekitar dan menempel pada tekstil lain di kamar seperti gorden atau karpet.
Q: Bagaimana jika bau pesing disebabkan hewan peliharaan, bukan anak kecil?
A: Prinsip pembersihannya sama — serap cairan, netralkan dengan cuka dan baking soda, lalu gunakan pembersih enzimatik untuk kasus yang membandel, karena urine hewan juga mengandung kristal asam urat.
Q: Apakah bau pesing bisa hilang total tanpa mencuci kasur secara menyeluruh?
A: Bisa, selama sumber baunya berupa noda permukaan yang ditangani cepat. Untuk kasur yang sudah terlalu sering terkena ompol dalam area luas, pembersihan menyeluruh biasanya memberi hasil lebih tahan lama.
Q: Berapa kisaran biaya jasa cuci kasur profesional?
Harga layanan cuci kasur di Home Steril mulai dari Rp200.000, tergantung ukuran kasur dan tingkat kotoran yang ditangani.
Segera jadwalkan layanan pembersihan dengan Hubungi Home Steril dan nikmati kasur yang bersih dan segar setiap hari!
Referensi
- Oliviero, M., Stanzione, M., D'Auria, M., Sorrentino, L., Iannace, S., & Verdolotti, L. (2019). Vegetable Tannin as a Sustainable UV Stabilizer for Polyurethane Foams. Polymers, 11(3), 480. Diakses 14 Juli 2026. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC6473369/
- Sciencing. (2022). How To Remove Deposits In A Urinal. Diakses 14 Juli 2026. https://sciencing.com/remove-deposits-urinal-8072164.html
Author: Dedy Haryadi (Co-Founder & Technical Specialist at Home Steril)
Developed by: Avicena Fily A Kako (Content Writer & SEO Specialist at Home Steril)










Komentar
Silakan masuk untuk memberikan komentar
Memuat komentar...