Facebook Pixel

Cara Membersihkan dan Merawat Lemari agar Awet dan Bebas Bau

Nikmati Layanan HOME STERIL: Solusi Semua Kebutuhan Rumah Anda
Dedy Haryadi - Technical Specialist
Cara Membersihkan dan Merawat Lemari agar Awet dan Bebas Bau

Loading offers...

Lemari termasuk perabot yang paling sering dilewati saat bersih-bersih rutin. Lantainya dipel, meja dilap, tapi bagian dalam lemari baru dibuka lagi saat ada yang dicari. Padahal di dalam sanalah debu, kelembapan, dan sisa serat kain menumpuk paling lama tanpa ketahuan.

Jasa General Cleaning di Homesteril.com

Dari pembersihan general cleaning yang sudah ditangani Home Steril dan 3.400+ ulasan yang masuk ke profil Google Maps kami, keluhan soal lemari muncul dengan pola yang mirip-mirip: bau apek yang balik lagi seminggu setelah dibersihkan, jamur tipis di dinding belakang lemari, dan pakaian simpanan yang berlubang kecil-kecil tanpa jelas penyebabnya. Ketiganya jarang berasal dari lemari yang kotor, melainkan dari lemari yang lembap dan jarang dibuka.

Artikel ini membahas urutan membersihkan lemari yang masuk akal dikerjakan sendiri, cara menangani bau apek, dan hal-hal yang justru sering memperburuk keadaan — termasuk kebiasaan menaruh kapur barus di lemari yang pintunya sering terbuka.

BACA JUGA : Tips Memilih Jasa Bersih Rumah

Promo jasa bersih-bersih rumah di home-steril.com

Alat dan Bahan yang Perlu Disiapkan

Tidak perlu peralatan khusus. Yang dipakai di rumah biasanya sudah cukup:

  • Kain mikrofiber dua sampai tiga lembar, satu untuk membasuh dan satu untuk mengeringkan
  • Vacuum cleaner dengan nozzle celah, atau kuas berbulu lembut kalau tidak punya
  • Ember berisi air hangat
  • Sabun cair atau deterjen ringan
  • Baking soda
  • Sikat gigi bekas untuk rel laci, engsel, dan sudut yang sempit
  • Wadah kosong untuk menampung barang yang dikeluarkan

Satu catatan soal bahan asam seperti cuka: tidak semua permukaan lemari bereaksi sama terhadapnya. Sebelum dipakai, uji dulu di bagian tersembunyi — misalnya sisi dalam pintu bagian bawah — dan cek panduan perawatan dari produsen lemarinya kalau masih tersimpan.

Jasa Bersih-Bersih Rumah Di Home-Steril.com

Langkah Membersihkan Lemari dari Dalam ke Luar

1. Kosongkan dan pilah isinya

Keluarkan semua isi lemari, jangan disisakan sebagian. Selain memudahkan pembersihan, tahap ini memaksa kamu memeriksa barang satu per satu. Pisahkan menjadi tiga: yang dipakai rutin, yang disimpan musiman, dan yang sudah tidak dipakai lagi.

Kalau menemukan pakaian dengan lubang kecil tidak beraturan di bahan wol atau bahan campuran, pisahkan dulu dan periksa lipatan serta jahitannya sebelum masuk kembali ke lemari.

2. Sedot debu sebelum dilap basah

Ini urutan yang paling sering terbalik. Kalau lemari langsung dilap dengan kain basah, debu halus berubah jadi lumpur tipis yang menempel di sudut dan sela rel laci.

Sedot dulu dasar lemari, sudut belakang, rel laci, dan celah antar-papan memakai nozzle celah. Kalau tidak ada vacuum, sapu dengan kuas berbulu lembut ke arah luar, baru bersihkan sisanya.

3. Lap permukaan dengan kain lembap, bukan basah

Celupkan kain mikrofiber ke air hangat, lalu peras sampai tidak menetes. Lap bagian dalam lebih dulu, baru bagian luar dan pintu. Untuk lemari berlapis HPL atau melamin, kain lembap biasanya sudah cukup — air berlebih justru berisiko meresap ke sambungan dan membuat lapisan menggelembung.

4. Tangani noda dengan larutan sabun ringan

Campurkan sedikit sabun cair ke air hangat. Celupkan kain, peras, lalu gosok noda dengan tekanan ringan dan gerakan memutar. Hindari menggosok keras, terutama di permukaan berlapis, karena lapisannya bisa terkelupas dan bekasnya lebih sulit ditutup daripada nodanya sendiri.

Setelah noda terangkat, lap ulang dengan kain bersih yang dibasahi air biasa untuk mengangkat sisa sabun.

5. Redam bau apek dengan baking soda

Taburkan baking soda tipis-tipis di dasar lemari, atau letakkan dalam wadah terbuka kecil. Tutup pintu, diamkan beberapa jam sampai semalaman, lalu sedot atau lap bersih.

Bau apek yang balik lagi dalam hitungan hari biasanya bukan soal lemarinya, tapi soal kelembapan ruangan atau ada pakaian yang disimpan dalam keadaan belum benar-benar kering. Baking soda meredam baunya; sumber lembapnya tetap perlu dicari.

6. Keringkan sepenuhnya sebelum menata ulang

Tahap ini yang paling sering dipotong karena terasa membuang waktu. Biarkan pintu lemari terbuka sampai seluruh permukaan kering disentuh — kalau perlu bantu dengan kipas angin yang diarahkan ke dalam.

EPA menyebut bahwa material yang basah atau lembap umumnya tidak ditumbuhi jamur bila dikeringkan dalam 24 sampai 48 jam setelah terkena air. Menata pakaian ke lemari yang masih lembap berarti mengundang masalah yang baru saja kamu bersihkan.

Merawat Isi Lemari: Pakaian, Ngengat, dan Kapur Barus

Simpan pakaian dalam keadaan bersih

Ngengat pakaian tertarik pada sisa keringat, minyak tubuh, dan noda makanan — bukan pada kainnya saja. NPIC menyarankan pakaian dicuci atau di-dry clean sebelum masuk penyimpanan jangka panjang, lalu disimpan dalam wadah atau kantong yang tertutup rapat.

Artinya, jaket yang cuma dipakai sekali lalu digantung balik ke lemari tetap berisiko, meski kelihatan bersih.

Kalau memakai kapur barus, pakai wadah tertutup

Bagian ini yang paling sering keliru dijalankan di rumah. Kapur barus komersial umumnya mengandung naftalena atau paradiklorobenzena, dan menurut NPIC produk ini memang dirancang untuk dipakai di dalam wadah tertutup rapat supaya uapnya terperangkap dan bekerja pada ngengat di dalamnya.

Diletakkan begitu saja di lemari yang pintunya sering dibuka, uapnya menyebar ke kamar dan tidak terkumpul di tempat yang dituju. NPIC juga mencatat paparan dalam jumlah besar bisa memicu sakit kepala, mual, muntah, serta iritasi mata dan hidung, dan produk ini berbahaya bila tertelan — sesuatu yang perlu jadi pertimbangan khusus di rumah dengan anak kecil atau hewan peliharaan.

Kalau memang perlu dipakai, tempatkan bersama pakaian simpanan di dalam wadah atau kantong tertutup, bukan di rak terbuka. Untuk lemari harian, kantong lavender atau pengharum lemari biasa lebih masuk akal — sifatnya pengharum, bukan pembasmi.

Jaga sirkulasi udara

Jangan memadatkan gantungan sampai rapat. Sisakan jarak antar-pakaian supaya udara bisa lewat, dan sesekali buka pintu lemari beberapa jam saat udara di luar sedang kering. Rak paling bawah sebaiknya tidak menempel langsung ke dinding yang lembap.

Jadwal Perawatan Lemari yang Realistis

Perawatan lemari tidak perlu jadi proyek besar kalau dicicil:

  • Setiap minggu — lap permukaan luar dan pegangan pintu, rapikan tumpukan yang mulai berantakan
  • Setiap bulan — sedot debu di dasar lemari dan rel laci tanpa mengeluarkan seluruh isinya
  • Setiap tiga bulan — kosongkan lemari, bersihkan menyeluruh, pilah ulang isinya
  • Saat pergantian musim — periksa pakaian simpanan, cuci sebelum disimpan kembali

Kesalahan yang Sering Terjadi

Beberapa kebiasaan yang terlihat benar tapi hasilnya justru sebaliknya:

  • Melap dengan kain terlalu basah, lalu langsung menutup pintu. Lemari jadi lembap berjam-jam tanpa jalan keluar untuk uap air.
  • Menyemprot pengharum ruangan ke dalam lemari untuk menutup bau apek. Baunya tertutup sebentar, sumber lembapnya tidak tersentuh.
  • Menyimpan pakaian yang belum kering betul setelah dijemur di musim hujan.
  • Menumpuk kardus atau kantong plastik di dasar lemari sampai menutupi sirkulasi udara.
  • Menaruh kapur barus di lemari terbuka, dengan alasan sekalian mengharumkan kamar.

BACA JUGA : Manfaat Jasa Bersih Rumah di Musim Hujan

Voucher home steril - home-steril.com

Kalau Rumahnya Mau Dibereskan Sekalian

Before After general cleaning Homesteril.com

Membersihkan lemari sendiri sangat mungkin dilakukan. Yang biasanya bikin tertunda adalah kombinasinya: lemari dibongkar, tapi lantai, kamar mandi, dan dapur juga menunggu di hari yang sama.

Home Steril melayani general cleaning untuk rumah, kos, apartemen, dan gudang di area Jabodetabek, tersedia dalam paket 32 dan 64 jam kerja. Beberapa hal yang perlu kamu tahu sebelum memesan:

  • Garansi pengerjaan ulang bila hasil dinilai kurang sesuai, berlaku syarat dan ketentuan
  • Bonus Free UV Treatment di setiap pemesanan, berlaku syarat dan ketentuan
  • Gratis konsultasi sebelum pemesanan, termasuk untuk memastikan pekerjaannya masuk lingkup layanan atau tidak
  • Produk pembersih berkualitas dan ramah lingkungan
  • Tim yang berpengalaman menangani pekerjaan kebersihan rumah di Jabodetabek

Perlu dicatat juga batasannya supaya tidak salah harap: general cleaning tidak berlaku untuk rumah kosong, rumah sehabis renovasi, rumah yang baru akan ditempati, rumah sehabis terkena banjir, serta pembersihan taman dan pekarangan. Untuk noda membandel dan kerak yang sudah mengeras, penanganannya ada di treatment Special Cleaning, bukan di general cleaning. Rekam jejak layanan kami bisa dilihat di profil Google Maps Home Steril.

Kalau mau dibantu, hubungi Home Steril lewat WhatsApp dan ceritakan kondisi rumahmu lebih dulu.

FAQ Pertanyaan Seputar Perawatan Lemari

Q: Seberapa sering lemari perlu dibersihkan menyeluruh?
A: Untuk lemari pakaian harian, pembersihan menyeluruh setiap tiga bulan biasanya cukup, dengan perawatan ringan mingguan dan bulanan di antaranya. Lemari di ruangan yang lembap atau jarang terkena sirkulasi udara sebaiknya diperiksa lebih sering.

Q: Apakah cuka aman dipakai untuk semua jenis lemari?
A: Tidak semua permukaan bereaksi sama terhadap bahan asam, dan lemari di rumah bisa berbahan kayu solid, multipleks berlapis HPL, melamin, sampai logam. Uji dulu di area kecil yang tersembunyi, tunggu sampai kering, lalu periksa apakah ada perubahan warna atau tekstur sebelum dipakai di area yang terlihat. Kalau panduan perawatan dari produsennya masih ada, itu rujukan yang paling tepat.

Q: Berapa lama baking soda perlu didiamkan?
A: Beberapa jam sampai semalaman dalam lemari tertutup. Kalau baunya berkurang lalu muncul lagi dalam hitungan hari, masalahnya kemungkinan besar di kelembapan ruangan atau di pakaian yang disimpan belum kering — bukan pada durasi pendiamannya.

Q: Apakah kapur barus aman diletakkan di lemari terbuka?
A: Kapur barus berbahan naftalena atau paradiklorobenzena dirancang untuk wadah tertutup rapat, bukan untuk rak terbuka. NPIC mencatat paparan uapnya dalam jumlah besar dapat memicu keluhan seperti sakit kepala, mual, dan iritasi saluran napas, dan produk ini berisiko bila tertelan anak kecil atau hewan peliharaan. Untuk lemari yang dibuka setiap hari, pilihan pengharum lemari biasa lebih sesuai.

Q: Apakah jasa general cleaning membersihkan bagian dalam lemari dan merapikan isinya?
A: General cleaning mencakup pekerjaan kebersihan rumah secara umum seperti vacuum, mengepel, dan mengelap permukaan perabot. Merapikan dan menata barang pribadi di dalam lemari tidak termasuk ruang lingkup layanan ini, begitu juga membersihkan dinding, kipas langit-langit, jendela tinggi beserta kisi-kisinya, rel tirai, dan menggeser furnitur. Pemilahan isi lemari tetap dikerjakan sendiri oleh pemilik rumah.

Testimoni pelanggan di profil Google Maps kami

Testimoni Pelanggan Home Steril - home-steril.com
  • Asep Abdullah – “Jasa steril yang bagus untuk semua kantor maupun perumahan. Terimakasih home steril dan pak Muis karena telah membantu membersihkan toilet.”
  • Saka Tri Utama – “Pelayanan di home steril baik, semua rumah bisa dibersihkan. Pelayanan ramah dan cepat.”
  • Herman Ramdani1805 – “Hasil akhir jauh banget mantap, before after bedanya signifikan. Petugas yang mengerjakan riki dan rizki.”
  • Mintz Green – “Saya sudah memakai jasa general cleaning beberapa kali dan puas sekali. Para pekerja dan admin ramah dan cepat tanggap.”
  • Rahma Anwar – “Hasil baik dan pelayanan oke banget.”

Kami tidak menampilkan kutipan ulasan di halaman ini. Semua penilaian pelanggan bisa kamu baca langsung, apa adanya, di profil Google Maps kami — termasuk yang isinya masukan dan koreksi.

Referensi

  1. U.S. Environmental Protection Agency. "Text Version of the Mold House Tour." https://www.epa.gov/mold/text-version-mold-house-tour — diakses 14 September 2026.
  2. U.S. Environmental Protection Agency. "A Brief Guide to Mold, Moisture and Your Home." https://www.epa.gov/mold/brief-guide-mold-moisture-and-your-home — diakses 14 September 2026.
  3. National Pesticide Information Center. "Clothes Moths." Oregon State University & U.S. EPA. https://npic.orst.edu/pest/clothesmoth.html — diakses 14 September 2026.
  4. National Pesticide Information Center. "Mothballs: Naphthalene and Paradichlorobenzene." Oregon State University & U.S. EPA. https://npic.orst.edu/ingred/ptype/mothball/index.html — diakses 14 September 2026.
  5. National Pesticide Information Center. "Paradichlorobenzene General Fact Sheet." Oregon State University & U.S. EPA. https://npic.orst.edu/factsheets/PDBgen.html — diakses 14 September 2026.

Author: Dedy Haryadi (Co-Founder & Technical Specialist at Home Steril) 

Developed by: Avicena Fily A Kako (Content Writer & SEO Specialist at Home Steril)

https://home-steril.com/

Apa pendapat Anda tentang artikel ini?

Seberapa manfaat konten ini bagi Anda?

5/5 (3642 votes)
Sangat Bermanfaat

Komentar

Silakan masuk untuk memberikan komentar

Memuat komentar...

Artikel Terkait

Kategori

Tags: